Sunday, June 24, 2018
Home > EVENT > India All Out di 5th International Buddhist Conclave 2016

India All Out di 5th International Buddhist Conclave 2016

Pelaksanaan 5th International Buddhist Conclave 2016 yang dimulai sejak 2 Oktober 2016 terasa begitu meriah. Sekitar 300 peserta yang berasal dari 39 negara seperti Australia, Austria, Belanda, Denmark, Indonesia, Malaysia, Myanmar dan banyak lagi diajak berkeliling India untuk menikmati beberapa situs sejarah khususnya Buddha mulai dari New Delhi, Varanasi sampai Bodhgaya.

Union Minister of State for Tourism & Culture, Dr. Mahesh Sharma mengatakan India merupakan tanah Buddha. Tujuh dari delapan peninggalan Buddha terdapat di India. Maka sudah sepantasnya pemerintah India dan pemerintah negara bagian Uttar Pradesh dan Bihar berkomitmen mengembangkan wilayahnya sebagai tujuan wisata religi Buddha di India. “Kami berkomitmen untuk mengembangkan Sarnath, sebagai pusat dari wisata religi agama Buddha di India. Dalam membuktikan komitmen kami, dana pengembangan dan pembangunan jalur transportasi mulai dari penerbangan, kereta api sampai jalur darat sudah disiapkan,” ujarnya dalam sambutan pembukaan International Buddhist Conclave di Sarnath, Varanasi Uttar Pradesh, 4 Oktober 2016.

duniamelancong-india
Sementara itu dalam kesempatan yang sama, The Union Secretary, Shri Vinod Zutshi mengungkapkan, pelaksanaan International Buddhist Conclave 2016 kali ini adalah yang pertama kali dilakukan di Sarnath. India sendiri sekarang sedang mempersiapkan pelestarian situs-situs Buddha dalam rangka peningkatan jumlah kunjungan wisatawan yang ingin mengunjungi India sebagai lokasi ziarah Buddha.

Komitmen dari Pemerintah India yang bekerjasama dengan Pemerintah Negara Bagian Uttar Pradesh dan Bihar dalam melaksanakan acara 5th International Buddhist Conclave 2016 ini begitu terasa. Mulai dari kedatangan, penginapan, pelaksanaan acara hingga kunjungan ke beberapa situs Buddha, para peserta dikawal begitu banyak keamanan yaitu polisi. Dalam beberapa kesempatan kunjungan melalui Bandara Lal Bahadur Shastri International Airport, Varanasi dan Bodhgaya, peserta selalu diberikan karangan bunga dan tanda dikening layaknya masyarakat India. Tak lupa, gelaran karpet merah selalu menjadi kemewahan tersendiri yang dihadirkan oleh pemerintah setempat yang berarti selamat datang kepada para undangan.

International Buddhist Conclave sendiri bukan hanya merupakan ajang pertemuan wisata religi Buddha milik India, akan tetapi beberapa situs bersejarah seperti Qutb Minar dan Humayun’s Tomb yang menyimpan sejarah Islam serta acara Gangga’s Artii, yang merupakan upacara berdoa bagi sungai Gangga. (fika)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *