Sunday, June 24, 2018
Home > MY JOURNEY > PASCA ERUPSI, WARGA MEDAN BERKUNJUNG KE KAKI SINABUNG

PASCA ERUPSI, WARGA MEDAN BERKUNJUNG KE KAKI SINABUNG

 

Gunung Sinabung kembali erupsi dengan beberapa kali gempa mengiringi, Sabtu (27/01/2018). Erupsi ini juga yang mengundang kepedulian beberapa warga masyarakat Kota Medan untuk datang dan melihat lebih dekat, kondisi beberapa Desa yang berada di kaki Gunung Sinabung pasca erupsi.

Sekitar pukul 14.00 WIB, rombongan Hj Rosna Nurleily Siregar bersama keluarga dan rekan dermawan tiba di Desa Tiganderket, Kabupaten Karo. Desa ini termasuk salahsatu Desa yang ikut terkena dampak erupsi.

Disambut ratusan warga dari tiga Desa, Rosna beserta rombongan memasuki salahsatu rumah dan menurunkan 150 karung beras berisi 10 kilo, untuk disumbangkan ke masyarakat di tiga Desa di kaki Gunung Sinabung.

“Kami merasa di sini adalah keluarga kami juga, maka saling ingat-mengingat dan tolong menolonglah kita. Tidak banyak bekal bantuan yang bisa kami bawa , tapi setidaknya ini adalah bukti bahwa kita memang peduli kepada saudara-saudara kita yang butuh pertolongan,” kata Ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia ini mewakili rombongan.

“Apa yang dirasakan warga masyarakat di sini pun kami turut merasakannya, maka janganlah berkecil hati, mudah-mudahan kita diberi kesabaran dari Allah sampai semua cobaan ini berakhir. Cobaan yang kita alami ini, hendaknya tidak merubah atau melemahkan iman kita. Kami harapkan semua kita tetap bersatu, jangan berpecah belah.

Kami tetap memantau dari jauh bagaimana kondisi saudara-saudara kami di kaki Gunung Sinabung ini,” tambah Rosna yang menyatakan siap dihubungi kapan saja diperlukan.

“Jika butuh bantuan berupa sarana kesehatan, terutama untuk anak-anak, jangan sungkan menghubungi kami kapan saja diperlukan. Insya Allah kami akan bantu semampunya. Jaga anak-anak kita, jangan sampai terganggu kesehatan dan pendidikannya. Mereka adalah generasi penerus kita kelak, yang memiliki masa depan, yang akan menjadi pemimpin, minimal di daerahnya sendiri, atau kelak menjadi pengusaha yang berhasil,” sebut Rosna.

Mewakili warga Desa Temburun, Pemilu Ginting menyatakan syukur dan terimakasih atas bantuan dan perhatian yang diberikan oleh utusan para dermawan Kota Medan.

“Ini bukan kunjungan dan bantuan yang pertama, kami sudah menerima bantuan paket sembako beberapa kali dari warga Kota Medan yang sudah menganggap kami sebagai bagian dari keluarga.  Gunung Sinabung ini sudah  tujuh tahun erupsi, selama itu pula kami warga yang bermukim di kawasan ini selalu berpindah mengungsi. Bahkan sebagian keluarga sudah tidak bisa kembali ke rumahnya yang terkena dampak abu vulkanik. Untuk bantuan dan kepedulian, sekecil apapun, kami akan terima dengan syukur. Kami mohon tetaplah kami diperhatikan,” kata Pemilu Ginting.

T Sahroji Singarimbun mewakili warga Desa Mardinding juga berharap agar para dermawan tidak bosan-bosan mengulurkan bantuan dan perhatian kepada warga pengungsi korban erupsi Sinabung yang mengalami kesulitan, karena banyak ladang yang masih belum bisa ditanami lagi.

“Jangan bosan-bosan mengunjungi kami, sebab kami memang sangat  membutuhkan bantuan dan perhatian saudara-saudara kami dari daerah lain yang memiliki kepedulian atas kesulitan yang kami alami,” katanya (yoen).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *