Sunday, June 24, 2018
Home > NEWS > Sambil Ngopi, Sihar Sitorus Bahas Pariwisata

Sambil Ngopi, Sihar Sitorus Bahas Pariwisata

Kedai Kopi Omerta yang berada di Jalan Wahid Hasyim Medan kedatangan salah satu kontestan Pilkada Sumatera Utara, Sihar Sitorus. Berpakaian kemeja putih dipadu celana hitam, putra almarhum DL Sitorus ini mengaku ingin rehat sejenak dari aktifitas Pilkada dan memilih Omerta sebagai tempat bersantai.

Pengunjung kedai kopi Omerta yang kebanyakan berasal dari kalangan anak muda seketika mengerubungi lelaki berkulit putih ini. Masuk ke Omerta, Sihar langsung memilih tempat duduk di dekat meja kasir. Dibelakangnya, rombongan pengunjung langsung menyalami dan menodong untuk foto bersama. Dengan senyum sumringah Sihar tetap melayani permintaan untuk foto bersama. “Ga apa-apa, walaupun capek tapi saya senang kok,” ujarnya ketika salah seorang pengunjung meminta foto.

Setelah memesan segelas kopi tubruk ke meja barista, dengan ramah ia duduk sambil melayani pertanyaan para wartawan. “Inikan malam minggu, kita bahas musik ayok, bahas pariwisata ayok, bahas bola ayok, bahas kopi apalagi. Tapi kalau bahas politik nanti aja ya, santai dulu kita,” katanya santai.

Ditanya soal pariwisata, Sihar malah mengajak wartawan DuniaMelancong.com untuk jalan-jalan. Ia mengaku sangat menyukai pariwisata Sumatera Utara. Menurutnya, keindahan alam di Sumatera Utara tak kalah jika dibandingkan dengan daerah lain. Bahkan, Sumatera Utara memiliki kelebihan seperti keragaman suku budaya. “Ajaklah aku melancong, yok kemana kita melancong?” ajaknya kepada wartawan DuniaMelancong.com.

Salah satu ikon pariwisata di Sumatera Utara adalah Danau Toba. Namun, perlu pembenahan serius untuk mengembangkan pariwisata di Danau Toba, khususnya Samosir. Selain alam, Sihar juga tertarik dengan wisata kuliner dari setiap daerah di Sumatera Utara.

Walau malam semakin larut, pengunjung semakin bertambah dengan tersebarnya kabar Sihar sedang ngopi di kedai kopi Omerta. Sambil melayani wawancara, tak jarang pengunjung terus menodong untuk foto bersama. Sekitar dua jam ia menghabiskan waktu di Omerta. Tak disangka, ketika berpamitan, ia mengatakan “saya senang sekali malam ini, izinkan saya mentraktir kopi kawan-kawan di Omerta ya.” (Sri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *